SKAKMAT ²¹

SKAKMAT ²¹

  • WpView
    Reads 26,779
  • WpVote
    Votes 711
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2026
​"Di lapangan, lo Kapten. Tapi di tangan gue, lo cuma mainan." ​"Lettha... jangan di sini, anak-anak lain bisa balik kapan aja," suara Lexa parau, dadanya naik turun, berusaha nahan jemari Lettha yang mulai menjelajah liar di balik jersey basketnya yang basah kuyup oleh keringat. ​Satu rahasia, satu video, dan satu malam yang mengubah segalanya. ​#WLWAREA #ADULTROMANCE #POWERSTRUGGLE #DOMSUB #ENEMIESTOLOVERS
All Rights Reserved
#13
wlw
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Almost Married (On Going)
  • NINGRUM
  • Define the Relationship
  • Nala dan Mas Juragan
  • EKSKALASI

Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit. Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara. Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare. Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak di dalam lift bersama Mr. Komrad. Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya. Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?

More details
WpActionLinkContent Guidelines