
Kami semua hidup di tempat bernama Jalan. Tujuan kami adalah Barat, yang belum diketahui dan ditemukan titiknya. Kami harus berjalan, walau 'selangkah', walau hanya satu senti, dan berusaha untuk tidak sering mundur. ... Sepotong kehidupan di jalanan yang harus dijalani Pauli. Ia berdiam pada mobil crossover keluaran kolot. Bersama sang kakak, Yohan, ia berada di Jalur Selatan. Terus berjalan, terus menunggu. Saat merasa jenuh dengan kehidupan, rangkaian peristiwa tak mengenakkan datang berbondong-bondong, mengetuk pada jendela mobil yang sedikit kusam. Datang saat Pauli tidak memiliki kesiapan dan keberanian. Mobil menghilang, berpisah dengan Yohan, naik balon udara, pertemuan dengan orang-orang aneh dan makhluk asing, hingga memutuskan menuju Pusat (tempat awal kehidupan manusia). Ia harus mundur, ia harus bertemu dengan kakak dan mendapatkan kembali mobilnya. "Apakah aku bisa? Apakah aku sanggup? Apakah jalanku sudah benar? Aku tidak mau tersesat."All Rights Reserved
1 part