MUA: MASTER OF AGONY

MUA: MASTER OF AGONY

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Dec 24, 2025
"Wajah adalah kanvas terbaik untuk sebuah pengkhianatan." Lidya adalah seorang Make-Up Artist berbakat yang biasa menyembunyikan cela di wajah para bintang. Namun, saat ia terjebak di pulau pribadi milik Shane Elangdra, ia menyadari ada kegelapan yang tidak bisa ditutupi oleh foundation setebal apa pun. Shane menginginkan Lidya menjadi milik mutlaknya-boneka cantik yang tak boleh pergi. Ia memutus komunikasi, mengurung raga, dan menghancurkan mental Lidya hingga tak tersisa. Namun, Shane melakukan satu kesalahan besar: ia membiarkan Lidya tetap memegang kuasnya. Kini, Lidya tidak lagi merias untuk kecantikan. Setiap olesan krim dan sapuan bedak yang ia berikan pada Shane adalah racun yang merayap pelan, menghancurkan kewarasan sang aktor dari balik pori-porinya sendiri. Di dalam istana kaca ini, permainan baru dimulai. Siapa yang akan bertahan ketika sang boneka mulai menarik benang kendalinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • memori yang hilang
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • Intel Bucin
  • Putri Mafia Yang Diremehkan
  • The Rules!
  • Doctor Duchess: Don't Die Yet, My Duke!
  • REYGAN GHAZI AFKARA
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines