Sutra & Skalpel

Sutra & Skalpel

  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
Di abad ke-21, Angga zayyan pratama, seorang mahasiswa kedokteran semester akhir, sedang mempersiapkan diri sebelum melaksanakan UKMPPD. Suatu malam, ketika angga sedang mempelajari berbagai penyakit dalam, bedah, dan spesialisasi lainnya, perlahan rasa kantuk mulai menyerangnya. Kepalanya semakin berat, tulisan di layar hologramnya mulai buram, sampai akhirnya Angga terlelap di atas mejanya. Begitu membuka matanya, angga merasa kepalanya sedikit pusing, dengan keadaan setengah sadar tangannya meraba-raba meja mencari tablet atau bukunya. Tapi yang dia sentuh... dingin, halus, dan diukir. Angga mengerutkan kening, lalu matanya terbuka lebar. Ini bukan kamarnya. Dia terbaring di atas dipan yang mewah, dikelilingi tirai sutra. Ruangannya luas, dindingnya kayu berukir rumit, diterangi lampu minyak. "Demi...," gumamnya sambil buru-buru duduk. Hatinya berdebar kencang. 'tidak mungkin, ini hanya mimpikan !!?' Lalu matanya menangkap sebuah cermin perunggu di sisi ruangan. Dengan langkah gontai, ia berjalan mendekat. Pantulan samar-samar mulai terlihat di permukaannya yang mengkilap. Itu... bukan wajahnya. Garis rahang yang lebih tegas, rambut panjang yang disanggul, dan tatapan mata yang terlihat lebih tajam. "DIMANA INI?! BUKANKAH SEHARUSNYA AKU SEDANG BELAJAR UNTUK PERSIAPAN UKMPPD?!" Teriaknya menggema di ruangan itu, penuh rasa panik dan tak percaya. Segera ia meraih wajahnya, lalu mencubit pipinya. Sakit. Ini bukan mimpi. Seketika itu, gelombang ingatan asing menyusup ke pikirannya seperti sebuah file yang dipaksakan masuk ke dalam otaknya. Nama-nama, wajah-wajah, peristiwa... Dan dirinya... dia bukan Angga lagi. sekarang ia berada di tubuh raden Mas wijaya, pendiri kerajaan Majapahit! Kini, angga terjebak di tubuh seorang pangeran beratus-ratus tahun lalu, sementara ujian paling penting di hidupnya sebagai calon dokter tinggal hitungan hari. Bagaimana caranya untuk kembali?!
All Rights Reserved
#122
majapahit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Asmaranala
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Duchess of Valtor
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri

Bagi Alea Alura Melati, sejarah hanyalah hafalan teks kaku untuk ujian sekolah. Namun, takdir memiliki cara yang brutal untuk mengajarinya. Sebuah anomali waktu menyeretnya keluar dari zona nyaman abad ke-21 dan menghempaskannya ke tanah Jakarta tahun 1965-tahun di mana udara tak lagi mengandung oksigen, melainkan ketakutan dan kecurigaan. Terjebak dalam raga gadis remaja biasa tanpa koneksi internet atau perlindungan hukum, Alea adalah anomali di dunia yang sedang berada di ambang ledakan. Di depannya, buku sejarah yang dulu ia abaikan kini bertransformasi menjadi realitas yang mengerikan. Ia melihat langsung bagaimana Nasakom menjadi nafas kehidupan, bagaimana PKI dan Angkatan Darat saling mengunci pandangan dalam diam, dan bagaimana rakyat kecil berbisik di balik pintu tertutup karena takut pada bayangan sendiri. Alea segera menyadari bahwa kehadirannya bukanlah kecelakaan semesta. Dengan pengetahuan tentang apa yang akan terjadi pada malam jahanam 30 September, Alea memegang rahasia paling berbahaya di seluruh negeri. Satu bisikan darinya bisa menyelamatkan nyawa, namun satu langkah ceroboh bisa menghapus keberadaan seluruh garis keturunannya di masa depan. Di tengah hiruk-pikuk pawai ideologi dan intelijen yang mengintai di setiap sudut gang, Alea harus bertarung dengan nuraninya: Apakah dia harus membiarkan sejarah berjalan sesuai garisnya yang berdarah, ataukah dia dikirim ke sana untuk menjadi satu-satunya variabel yang mengubah takdir sebuah bangsa? Di tahun di mana kebenaran menjadi barang langka dan pengkhianatan adalah mata uang, kisah Alea bukan lagi tentang cara untuk pulang, melainkan tentang cara bertahan hidup sebelum sejarah menelannya selamanya. "Sejarah ditulis oleh pemenang, tapi kali ini, sejarah akan ditulis oleh dia yang datang dari masa depan." 𝐅𝐨𝐥𝐨𝐰 🤍: 𝐈𝐆 : 𝐬𝐞𝐣𝐚𝐫𝐚𝐡_𝟏𝟗𝟔𝟓 𝐓𝐤 : 𝐌𝐘𝐉, 𝐃𝐈 𝐏𝐀𝐍𝐉𝐀𝐈𝐓𝐀𝐍

More details
WpActionLinkContent Guidelines