Story cover for Palingenesis by starrine__
Palingenesis
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Dec 25, 2025
Aku adalah seorang Tour Guide di negara Indonesia tercinta ini. Tentunya sebagai Tour Guide tugasku adalalah membimbing atau memimpin sebuah kelompok atau sebah rombongan di suatu wilayah. Aku juga harus memiliki sebuah pemahaman tentang kisah kisah dari daerah masing masing untuk disampaikan ke audiens. Pemahaman itu melip uti asal usul, sejarah singkat yang akan ku bawakan. Diperjalanan kami melakukan berbagai keseruan seperti menyanyi dan quiz berhadiah. Tapi tepat di pertengahan jalan tiba tiba bus yang kami gunakan mengalami kecelakaan, yang menyebabakan banyak orang yang tewas akibat kecelakaan tersebut. Diantara banyak orang yang terluka, terdapat tubuhku yang sudah terbaring tak berdaya. Darahku terus mengalir hinnga akhir nafasku.
Kukira ini adalah akhir dari segalanya, tapi saat aku mencoba membuka mataku. Aku melihat furnitur furnitur yang tak pernah ku lihat sebelumnya. Aku beranjak dari kasur dan berjalan menuju cermin. Saat berada di depan cermin alangkah terkejutnya diriku melihat tubuh  seorang wanita dengan mata hitam dan rambut hitam yang terpampang jelas di depan cermin. Setelah beberapa menit aku mulai sadar bahwa ini adalah tempat yang berbeda  dan tentunya ini bukanlah duniaku.
All Rights Reserved
Sign up to add Palingenesis to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 5
KENRA; Antagonis Pengganti cover
MT. GEDE  cover
I'm Not A Villainess cover
Beyond Alpha [END] ✓ cover
When The Villain Looks at Me cover

KENRA; Antagonis Pengganti

35 parts Ongoing

Bagaimana rasanya terbangun saat cerita sudah TAMAT dan peranmu hanyalah menunggu mati? Kenra, pemuda 20 tahun dengan kehidupan monoton tanpa tujuan, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Kenra Farza Alberto-antagonis utama yang sudah kalah total. Sang protagonis sudah menang, pesta sudah usai, dan sekarang hanya tersisa siksaan sel gelap untuknya. Terjebak dalam dosa yang tidak pernah ia lakukan, ia harus melawan takdir yang jelas-jelas tertulis MATI. Bisakah ia menulis ulang epilognya sendiri di dunia yang sudah tidak lagi membutuhkan kehadirannya?