I'm totally into you

I'm totally into you

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 17, 2026
Sanum terbiasa berjalan sendirian. Bukan karena tak ada yang ingin mendekat, melainkan karena sejak awal hidup mengajarkannya bahwa sendiri adalah cara paling aman untuk bertahan. Di keluarganya, perasaan tidak selalu punya ruang, dan suara tidak selalu perlu disampaikan. Maka Sanum tumbuh dalam diam-belajar memahami tanpa banyak bicara, menguat tanpa pernah benar-benar ditanya apa yang ia rasakan. Sejak kecil, Sanum percaya bahwa bergantung pada orang lain adalah risiko. Terlalu berharap berarti siap kecewa. Terlalu percaya berarti membuka pintu untuk ditinggalkan. Keyakinan itu ia simpan rapat, menjadikannya seseorang yang terlihat kuat, mandiri, dan selalu tampak baik-baik saja. Ia mengatur hidupnya dengan rapi, menyelesaikan segalanya sendiri, dan meyakinkan diri bahwa ia sudah "cukup", meski pada waktu-waktu tertentu, rasa kosong tetap datang tanpa aba-aba. Sanum tidak terbiasa meminta. Tidak terbiasa mengeluh. Apalagi berharap ada seseorang yang benar-benar tinggal. Sampai suatu hari, seseorang datang dengan perhatian yang terasa berlebihan-hadir lewat hal-hal kecil yang sering dianggap sepele. Pertanyaan sederhana, kepedulian yang konsisten, dan tawa yang muncul di saat-saat tak terduga. Kehadirannya mengacaukan ritme hidup Sanum yang selama ini tertata rapi, mengusik jarak aman yang sengaja ia bangun dari siapa pun.
All Rights Reserved
#94
emotionalromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Salah Status
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines