Harum Luka Sang Duchess Palsu

Harum Luka Sang Duchess Palsu

  • WpView
    Reads 20,210
  • WpVote
    Votes 2,075
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Dec 26, 2025
Evelyn adalah seorang apoteker berbakat di dunia modern yang tewas karena kelelahan kerja. Ia terbangun di dalam tubuh Evelyn von Belrose, seorang Duchess kejam yang dibenci semua orang, termasuk suaminya sendiri, Duke Alaric. Dalam novel aslinya, Evelyn dihukum mati karena meracuni Sienna, kekasih Alaric. Namun, Evelyn yang baru tidak peduli pada cinta Alaric. Ia hanya ingin hidup tenang dan menyalurkan hobinya mengumpulkan tanaman herbal di hutan terlarang. Tanpa disadari, ramuan herbal yang ia buat secara rahasia mulai menyembuhkan wabah dan luka-luka prajurit. Alaric mulai curiga: apakah wanita "iblis" ini benar-benar mencoba membunuh Sienna, ataukah selama ini mereka semua telah tertipu oleh wajah lugu Sienna?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ( END ) THE VILLAINESS'S LAST VERDICT : SHIELDING THE CURSED DRAGON
  • Second Chance
  • The Wilted Rose of Hestia (Mawar Hestia yang Bangkit)
  • The Tea-Loving Duchess Wants to Retire
  • La Queen Signoree: The King's Vanished Ballerina
  • Live in Revaya Alfelyn's Body
  • Becomes The Wife of The Male Lead in The Tower
  • Jangan Beritahu Kaisar, Aku Bisa Mendengar Ini!
  • IF I CAN
  • Villain's Mom

"Kenapa kau mendekatiku, Brianna? Aku adalah monster yang bisa meledakkan kekaisaran ini kapan saja," desis Arthur dengan mata merah berkilat. Brianna menyeringai, merapikan kerah jubah sang Grand Duke tanpa rasa takut. "Justru karena itu. Monster sepertimu butuh pengacara yang hebat agar tidak dimanfaatkan oleh manusia yang lebih licik darimu." Arthur menyudutkannya ke dinding, napasnya memburu. "Dan apa bayarannya?" "Sederhana," bisik Brianna tepat di telinganya. "Jadilah pedangku, maka aku akan menjadi duniamu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines