Reason to Live (GINSOU)

Reason to Live (GINSOU)

  • WpView
    Reads 3,772
  • WpVote
    Votes 262
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 16, 2026
"Brengsek! Apa kau gila?!" 🔔❗WARN❗🔔 -ALUR CERITA KARANGAN AUTHOR JADI JANGAN DIBAWA KE RL. -KARAKTER BUKAN PUNYA SAYA -HOMOPHOBIC DNI! -bxb & gxg -MAAF KALO TYPO -no copy copy -bad words
All Rights Reserved
#7
keyelya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula

KALAU KARYA INI MUNCUL DI TEMPAT LAIN DENGAN NAMA BERBEDA, ITU BUKAN KEBETULAN, TAPI PLAGIAT. SEGERA LAPORKAN KE AUTHOR! "Mas, bisa ga mobilnya jangan parkir depan fakultas saya? Malu dilihatin orang!" "Lho, kenapa? Mas kan cuma mau jemput calon istri... eh, calon wisudawan." "Mas Bhima!!" "Iya, Sayang? Eh, keceplosan. Latihan dulu biar terbiasa, Dek." "Dinda nanyain lho, kapan kamu main ke rumah lagi." "Ogah. Males ketemu mantan. Canggung." "Kan ke sananya bukan sebagai mantan Dinda, Dek." "Terus sebagai apa?!" "Sebagai kakak iparnya Dinda. Sekalian Mas mau ngenalin kamu ke Mama Papa sebagai the next mantu. Pakai baju yang rapi ya." "Udah gila lama lama nih orang." Nala cuma mau lulus kuliah dengan tenang. Tapi sejak datang ke nikahan mantan SMA-nya, hidupnya malah diteror oleh Bhima, kakak kandung sang mantan, yang punya misi gila: Mengubah status 'Mantan Adik Ipar' jadi 'Pasangan Hidup'. Skripsi aja belum kelar, kok udah disuruh revisi status hubungan?! [Rank #2 - di #bxb 07/02/26] [Rank #10 - di #bllokal 10/02/26] [Rank #22 - di #boyxboy 12/02/26] [Rank #1 - di #manxman 19/02/26] Publish pertama kali pada Februari 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines