Suara Di Tengah Sunyi

Suara Di Tengah Sunyi

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Dec 31, 2025
WpInfo
Fanfic
Di saat bencana merenggut rumah, harapan, dan suara rakyat Aceh, seorang lelaki memilih untuk tidak pergi. Varrel Irwandi bukan siapa-siapa yang berkuasa. Ia hanya seseorang yang tidak sanggup diam ketika melihat ketidakadilan, dan tidak tega berpaling saat rakyatnya terluka. Di tengah tenda pengungsian, ancaman yang tak terlihat, dan tekanan dari mereka yang ingin sunyi tetap terjaga, Varrel berdiri-dengan tubuh lelah, suara parau, dan hati yang terus bertanya: berapa harga dari keberanian? Suara di Tengah Sunyi adalah kisah tentang kemanusiaan, tentang memilih rakyat saat aman bukan pilihan, tentang harapan kecil yang bertahan di antara puing-puing, dan tentang keberanian yang tidak selalu lantang- tetapi setia untuk tetap tinggal. Karena terkadang, yang paling dibutuhkan bukan pahlawan, melainkan seseorang yang tidak pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PREGNANT (DewTee)
  • Given || Ju Jihoon
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Transmigrasi: Menjadi Istri Yang Dibenci✓[SASUSAKU]
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Obsession Overdose
  • CHANGE ROLES [PROSES EDITING]
  • Journey

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

More details
WpActionLinkContent Guidelines