Munajat Tiga Hati
MUNAJAT TIGA HATI
Di bulan ketika doa-doa dilangitkan lebih khusyuk dan hati belajar menahan diri, tiga kisah cinta tumbuh dalam diam.
Di sebuah pesantren di Padang Panjang, seorang santri baru menemukan getaran pertama yang tak pernah ia pelajari di buku pelajaran. Di sudut Jakarta yang gemerlap, sepasang kekasih diuji oleh firasat, prasangka, dan kesalahpahaman yang hampir meruntuhkan segalanya. Sementara itu, di sebuah lapangan sekolah yang sederhana, cinta lama yang pernah dikubur perlahan bangkit kembali, menantang janji dan tanggung jawab yang telah dibangun bertahun-tahun.
HORMONES, FIRASAT, dan BACKBURNER adalah tiga potret tentang cinta yang berbeda usia, berbeda luka, berbeda akhir. Ada yang baru belajar memahami perasaannya. Ada yang harus belajar mempercayai. Ada pula yang dipaksa berdamai dengan masa lalu.
Munajat Tiga Hati bukan sekadar kisah romansa. Ia adalah perjalanan batin tentang rindu yang ditahan, doa yang dipanjatkan dalam sunyi, dan keberanian untuk jujur pada diri sendiri. Karena tidak semua cinta harus dimiliki-sebagian hanya perlu dipahami, diikhlaskan, atau diperjuangkan sebelum terlambat.