Last Hope

Last Hope

  • WpView
    MGA BUMASA 12,019
  • WpVote
    Mga Boto 777
  • WpPart
    Mga Parte 67
WpMetadataReadMatureKumpleto Mon, Feb 2, 2026
Nivandra Gautama mengalami mati rasa emosional akibat kematian orang tuanya dan bullying di masa sekolahnya. Mati rasa emosional membuatnya tak mudah bergaul dengan orang lain dan hanya berbicara seperlunya. Meskipun begitu, Nivan masih berusaha untuk memperbaikinya. Sejak lulus sekolah, ia bekerja paruh waktu di beberapa tempat untuk dapat pergi ke psikolog guna memperbaiki emosionalnya. Sayangnya psikolog tak membantu menemukan jawaban yang ia cari, tak ada kepastian dalam jawaban mereka, mereka bilang tak ada yang bisa membantu mengembalikan emosional Nivan kecuali dari diri Nivan sendiri. Disaat ia merasa putus asa, Nivan tak sengaja bertemu dengan Langit Jingga Dirgantara. Anak sulung sekaligus pewaris Skyhigh Law Firm, Firma hukum terbaik dan terbesar di Thailand. Langit tak sengaja bertemu dengan Nivan di pengadilan, Nivan berhasil mencuri perhatian Langit karena ekspresi datar Nivan yang terasa begitu dingin namun terlihat rapuh. Tak disangka pertemuan mereka membawanya kepada satu takdir merah yang saling terhubung.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Omega
  • ∆demon dragon obsession✓ END-
  • Emergency Partner [ SKYNANI ]
  • "PRISTINE CRIMSON: THE UNTOUCHED SIN"
  • Dangerously Yours [ SKYNANI ]
  • [END] HAPPIER : KENGNAMPING
  • Eternal Guest | PerthSanta
  • Red Thread
  • Between the Lines: Secret Script of Us
  • Aetherlyn ✅
Omega

Namping adalah beta yang sangat bahagia, hidupnya tenang, nyaris tanpa riak. Ia tidak pernah tersiksa oleh fromone-zat asing yang sering membuat beta lain gelisah ketika berada di sekitar alfa atau omega. Tubuhnya stabil, emosinya terkendali, dan masa depannya tampak lurus seperti garis penggaris. Sampai demam itu datang. Demam aneh yang tak kunjung turun, membuat tubuhnya panas dan pikirannya kabur. Dokter menyebutnya kasus langka: perkembangan omega yang terlambat. Sesuatu yang seharusnya muncul sejak remaja, baru bangkit sekarang, dipicu oleh tekanan yang tak ia sadari. Tekanan itu duduk tepat di sebelahnya setiap hari. Teman sebangkunya-anak pindahan. Seorang alfa tampan dengan reputasi yang terbentuk secara instan. Senyum yang terlalu mudah disukai, suara yang membuat kelas otomatis hening, dan fromone yang samar namun konsisten, seperti hujan gerimis yang tak terasa tapi perlahan membasahi. Namping tak pernah membencinya. Bahkan hampir tak pernah memikirkannya. Tapi tubuhnya mengingat dengan caranya sendiri. Setiap kali alfa itu mencondongkan badan untuk meminjam pulpen, setiap kali aroma hangat itu lewat begitu saja, ada sesuatu di dalam diri Namping yang terbangun-pelan, terlambat. Saat ia akhirnya terbaring lemah, menggigil dengan identitas yang runtuh, satu hal baru ia sadari dengan pahit. Ia bukan beta yang kebal. Ia hanya omega yang terlalu lama tertidur. Dan alfa itu-dengan semua popularitas dan pesona instannya-adalah alarm yang membangunkannya tanpa izin.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman