Bait Senja

Bait Senja

  • WpView
    LETTURE 15
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, dic 29, 2025
WpInfo
Poesia
Bait Senja adalah kumpulan puisi tentang pulang- pulang pada kenangan, pada rindu yang tak sempat diucapkan, pada luka yang perlahan belajar menerima cahaya. Di antara jingga yang meredup dan malam yang pelan-pelan datang, setiap bait lahir dari perasaan sederhana: menunggu, kehilangan, mencintai, dan merelakan. Antologi ini ditulis untuk mereka yang pernah diam terlalu lama, menyimpan kata di dada, dan menemukan diri mereka sendiri saat senja memilih singgah. Jika kamu pernah merasa sendirian di tengah ramainya dunia, barangkali puisi-puisi di sini bisa menemanimu hingga gelap terasa lebih ramah. - Laila Mafi
Tutti i diritti riservati
#43
katacinta
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • Semua Memukul (✅)
  • poem
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Rembulan Yang Sirna
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • My Wish

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti