Prisoner of Fate

Prisoner of Fate

  • WpView
    Reads 97,624
  • WpVote
    Votes 6,992
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2026
Seraphina menjual dirinya kepada Maharaja Timur, penguasa agung Kerajaan Ashvara. Tidak untuk emas atau kerajaan, tetapi untuk satu nyawa, adiknya yang terakhir. Maharaja Arjuna Vikram Adhiraja Ashvara seharusnya membunuh dan membuat putri musuhnya menderita seperti keluarganya dulu menderita. Namun, sepuluh tahun lalu, perempuan berkulit pucat itu pernah memberinya bunga mawar putih dan senyuman yang tak pernah ia lupakan. Kini, Seraphina Elowen Luminaire adalah tawanannya, pengingatnya, dan pembalasannya. Arjuna membenci dirinya sendiri karena di balik semua dendam itu ia masih menginginkannya. Beberapa utang dibayar dengan darah. Dan yang lain, dibayar dengan hati. *** ❗SEDANG TAHAP REVISI, AKAN DI-UPDATE SECARA BERKALA❗ Copyright © 2026 oleh kalamkalbi Rating cerita [18+] Highest rank : #1 in fantasi 14 April 2026 #1 in chicklit 14 April 2026 #1 in adultromance 14 April 2026
All Rights Reserved
#4
slowburn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Silent Traces by the Sea
  • Be My Wife
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines