
Bagi Nono, hidup di bawah kolong jembatan itu adalah hal biasa. Makan dari hasil masuk ke dalam tong sampah. Perut sakit melilit karena makanan basi atau berjamur. Menggigil dalam dingin yang menusuk kulit. Selama ada Ibu, semuanya bisa Ia lewati. Namun, hal yang selama ini diabaikan kini berubah menjadi sesuatu yang paling berat. Balita kecil itu harus kehilangan ibunya. Di saat keputusaan dan tangisannya menggema, seorang wanita menghampirinya. Mulai dari saat itu, hidupnya berubah total.Tutti i diritti riservati
1 parte