Ada luka yang tak berdarah, tapi terasa di setiap tarikan napas. Lewat antologi ini, para pelajar Bumi Aksara menuliskan kepingan jiwa mereka yang telah hilang. kisah tentang kehilangan, kecewa, cinta yang membekas, hingga rindu yang tak sempat pulang. Setiap bait bukan sekadar kata, tapi curahan hati yang pernah berjuang untuk pulih. "Sisa Luka Dalam Jiwa" adalah antalogi puisi, yang menuntun menuju perjalanan batin. Perjalanan dari diam menuju penerimaan, dari sakit menuju ketenangan. Di antara kata-kata mereka, kita diajak menyelami rasa yang tak pernah benar-benar hilang. hanya berubah bentuk jadi karya. "Dari kepingan luka yang tak terpenah sembuh, kita obati bersama" ©Bumi_Aksara_School ©Generasi_1
More details