Amara pernah menjadi gadis yang tidak memiliki apa-apa-hingga suatu hari, hidup memberinya segalanya.
Diangkat sebagai anak pungut oleh keluarga Adhiyaksa, Amara tumbuh dalam kemewahan yang tak pernah ia bayangkan. Rumah megah, nama besar, dan kehidupan bak dongeng menjadikannya pusat perhatian. Dunia melihatnya sebagai gadis paling beruntung, sosok lembut dan baik hati yang seolah memang ditakdirkan untuk berada di sana.
Namun keberuntungan perlahan berubah menjadi keyakinan. Keyakinan berubah menjadi keserakahan.
Amara mulai menginginkan lebih dari sekadar tempat tinggal dan perlindungan. Ia mendambakan kasih sayang, pengakuan, bahkan tahta yang bukan miliknya. Tanpa disadari, ia melangkah terlalu jauh, mengisi ruang yang seharusnya tak pernah menjadi bagiannya.
Sementara itu, sebuah rahasia tertidur selama lima tahun.
Sang pemilik tahta yang sesungguhnya akhirnya terbangun. Kembalinya sang pangeran tidur mengguncang keseimbangan yang selama ini dibangun di atas kebohongan dan ilusi. Ia datang bukan untuk meminta, melainkan untuk merebut kembali apa yang dirampas dan membalaskan rasa sakit yang dialami kembaran tersayangnya.
Di tengah keluarga Adhiyaksa yang dingin dan penuh kuasa, kasih sayang bukanlah hak semua orang. Hanya mereka yang dianggap istimewa yang berhak memilikinya. Dan Amara, anak pungut tanpa darah Adhiyaksa, perlahan menyadari bahwa tidak semua orang yang disebut tokoh utama akan bertahan hingga akhir cerita.
Sebuah kisah tentang ambisi, identitas, dan perebutan tahta.Tentang ilusi yang runtuh ketika kebenaran akhirnya membuka mata.
almost a sin
Copyright ©2025 oleh nonamahalu
⚠CW: Hars words, emotional & psychological harassment, violence, possessive family dynamics, controlling behavior, imperfect characters, unresolved trauma, family conflict, teenager issues, brotherhood & brothership bonds, intense bromance, emotional dependency, moral ambiguity, and the presence of a white lotus girl archetype (manipulation, false innocence).
All Rights Reserved