Kala Langit Bicara

Kala Langit Bicara

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Azalea Nasyleva Aditama, seorang gadis pencinta seni merangkai kata, yang percaya bahwa langit bukan sekadar hamparan kosong-langit adalah tempat doa-doa berlabuh, saksi air mata yang jatuh dalam diam, dan cara Allah berbicara lewat keindahan. Hingga sebuah pertemuan siangkat mempertemukannya dengan Marchell Ryan Al-Sky, pria yang perlahan mengubah perasaannya menjadi warna, lalu menyusup di antara kata-kata yang ia tulis. Tapi, ia lupa satu hal. Cinta tak pernah sederhana. Ada tawa, ada hangat, tapi juga ada getir dan luka yang tak bisa dihindari. Seperti langit yang tak selalu biru; ada mendung, badai, dan takdir yang tak bisa digenggam. Ia tidak tahu apakah takdir terlalu kejam atau memang cinta selalu datang dengan harga yang harus dibayar? Yang ia tahu, ia telah mencintainya. Dan dalam sebuah kisah, cinta tak selalu memiliki akhir yang bahagia. ~ ~ Kala Langit Bicara, tak menjanjikan jawaban yang cepat, tapi ia menyimpan rencana Tuhan yang paling tepat.
All Rights Reserved
#535
sadromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines