Di Kota Jogja yang hangat dan penuh kenangan, Sazara Syahkila menjalani hidupnya dengan sederhana namun penuh keteguhan. Sebagai mahasiswi semester akhir Sastra Indonesia, yatim piatu. ia tinggal di kos kecil yang jauh dari kampus. Hari-harinya terbagi antara skripsi dan pekerjaan paruh waktu di Kedai Kalindra, tempat ia belajar bertahan sekaligus menyembunyikan lelahnya. Hanya Raissa Aufa, sahabat terdekatnya, yang benar-benar memahami luka dan sunyi dalam hidup Sazara.
Tanpa diketahui Sazara, Sabiru Alatas mahasiswa teknik dari keluarga terpandang telah lama mengaguminya sejak pertemuan pertama di Kedai Kalindra. Kekaguman itu membuat Sabiru menjadi pelanggan tetap, menyimpan rasa dalam diam.
Takdir mempertemukan mereka lewat sebuah kesalahan besar. Di pesta ulang tahun teman kampusnya, di sebuah hotel, Sazara dijebak oleh Kenzo, teman kuliah yang sakit hati akibat ditolak cintanya oleh Sazara. Dalam kondisi tak sadar, Sazara hampir mengalami hal buruk, namun rencana itu digagalkan oleh Sabiru. Meski berniat menolong, kejadian malam itu justru membuat Sazara membenci Sabiru.
Sebulan kemudian, hidup Sazara semakin runtuh saat ia mengetahui dirinya hamil, menanggung trauma dan ketakutan seorang diri.
Terjebak antara kebencian dan tanggung jawab, Sazara dan Sabiru dipaksa menghadapi masa lalu, kebenaran, dan perasaan yang tak pernah benar-benar hilang. Ditemani persahabatan dan kehangatan keluarga, kisah mereka bergerak dari luka menuju penerimaan, hingga berakhir pada pernikahan, kehidupan keluarga yang penuh kasih, dan kehadiran seorang anak sebagai awal baru.
yok dibaca anak anak 😚
Todos los derechos reservados