We Didn't Mean To Meet

We Didn't Mean To Meet

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 3, 2026
Seorang pria berusia 26 tahun, pulang sejenak dari hidupnya yang monoton di Jepang, menghabiskan liburan musim dingin di Seoul tanpa rencana apa pun selain berjalan dan mengamati. Ia tidak mencari apa pun-tidak orang, tidak cerita, tidak kemungkinan. Di sisi lain kota, seorang idol yang hidup di bawah jadwal, pengawasan, dan jarak, hanya ingin melewati hari tanpa menjadi pusat perhatian. Ia terbiasa dilihat, tapi jarang benar-benar ditemui sebagai manusia biasa. Pertemuan mereka tidak direncanakan. Tidak romantis. Tidak penting...setidaknya pada awalnya. Tidak ada takdir besar, tidak ada pengejaran, tidak ada janji. Hanya percakapan singkat, jarak yang dijaga, dan dua dunia yang sesekali beririsan tanpa niat. We Didn't Mean to Meet adalah cerita tentang pertemuan yang tidak dicari, hubungan yang tidak dipaksakan, dan pilihan untuk tetap menjadi diri sendiri,bahkan ketika hidup menawarkan kemungkinan yang rumit. Bukan tentang siapa yang paling berani mendekat. Tapi tentang siapa yang cukup dewasa untuk tahu kapan harus melangkah... dan kapan harus diam.
All Rights Reserved
#982
winter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines