MIHRAB QALBU

MIHRAB QALBU

  • WpView
    Membaca 75,943
  • WpVote
    Vote 3,437
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 7, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Zain Salman Sulaiman hidup tanpa ekspresi. Dirinya hanya fokus pada ilmu, ia tak pernah memikirkan cinta dan wanita. Ujian hidup mengubah dirinya menjadi sosok yang dewasa. Kyai Sulaiman dan Nyai Maryam yang wafat membuat nya menjadi yatim piatu. Hingga wafatnya sang adik yang meninggalkan seorang anak laki laki yang membuat Zain mau tak mau harus menerima takdirnya. Hidupnya penuh kesibukan. Mengajar sebagai dosen, memimpin pesantren Darul Al-Faruqi, sekaligus menjadi sosok pengganti Ayah Ibu untuk keponakan nya, Muhammad Ziyad Sulaiman, anak laki laki lucu yang berusia 4 tahun. Hingga saat itu, Ziyad seolah membangun jembatan untuk kehidupan Zain. Ketika langkah kecil Ziyad mendekat ke arah seorang gadis cantik bernama Safwa Zamira Azhari. Ternyata bukan sebuah kebetulan. Melainkan sebuah jembatan takdir yang perlahan akan mengetuk pintu batin hati Zain. Safwa yang ceria, positif, jujur, membuat Zain yang awalnya tidak peduli, akan menoleh kepada nya. Tapi ternyata, Safwa bukan hanya pengajar biasa. Gadis ceria itu ternyata menyimpan sesuatu yang besar. Sebuah takdir tak terduga yang akan menyatukan mereka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#85
arabic
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan