Batas Netra

Batas Netra

  • WpView
    Reads 14,245
  • WpVote
    Votes 1,796
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
Duniaku gelap. Sejak kecil, aku terbiasa dengan bisikan merendahkan, langkah kaki yang menjauh, dan rasa malu yang dilemparkan keluarga besarku sendiri. Tak pernah ada yang namanya dukungan, tak pernah ada pelukan hangat. Bagiku, manusia itu hanya suara-suara berisik yang penuh kebencian. Sampai sebuah tangan mungil menggenggam jemariku... "Bukan di sana, Asa. Pegang tanganku, jangan dilepas, ya?" "Jangan dengerin mereka, Asa. Kamu itu hebat, kamu punya aku." "Aku bakal jadi mata kamu, sampai kapan pun." "Asa jangan takut... aku di sini." Arsila. Dia satu-satunya yang aku sebut dunia.
All Rights Reserved
#213
harqeel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RETAK (Friends, Love, and Revenge)
  • ENDORFIN
  • Dirty little secret || Harqeel
  • SIANIDA
  • HIDDEN ACE [HARQEEL]
  • The Ex-Star [Harqeel]
  • Ethernal Love (suara yang memberimu cahaya)
  • The Unreachable
  • The Blue Sky||Harqeel
  • SOULMATE (HARQEEL)

"Lo kenapa?" bisik Aqchilla. Harry diam cukup lama, sebelum akhirnya berkata pelan, "Gue cuma takut. Kalo ini... lo dan gue... gak akan semudah itu." "Tapi kita bakal jalanin bareng, kan?" Aqchilla menatapnya yakin. "Lo nggak sendiri." "Pasti, Chill," Harry menjawab, meski di dalam hatinya ribut oleh ketidakpastian. "Selama lo masih mau, gue akan tetap di sini." "Sesulit apapun, asal kita bareng, gue gak takut." Sejak SMP, Harry, Fattan, dan Aqchilla tak terpisahkan-tiga sahabat yang saling memahami, saling melindungi. Hingga masa lalu Aqchilla datang dalam wujud Zara, gadis jalur beasiswa yang tak seharusnya kembali. Aqchilla punya rencana: balas dendam lewat Harry, si playboy yang bisa memikat siapa pun. Tapi rencananya goyah saat Harry menolak-dan untuk pertama kalinya, mengaku cinta. Bukan pada Zara, tapi pada Aqchilla. Cinta yang terpendam. Luka yang belum sembuh. Dan sebuah kenyataan tak terduga yang mengubah segalanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines