Gheano tidak takut jatuh cinta. Ia hanya takut pada pengkhianatan. Masa lalu keluarganya meninggalkan luka yang tidak pernah benar-benar sembuh. Sebuah pengkhianatan yang dilakukan oleh orang-orang tersayangnya, membuat Gheano tumbuh dengan satu ketakutan: jangan sampai sejarah terulang! Lalu, Sera datang dengan sangat manis, menggebu-gebu, seakan menghadirkan kembali rumah untuk tempat pulang. Untuk pertama kalinya, Gheano ingin percaya lagi. Ia ingin percaya bahwa tidak semua orang akan pergi. Tidak semua cinta akan melukai. Namun, dunia seolah suka bercanda. Sera melakukan kesalahan yang tak pernah Gheano bayangkan. Kesalahan yang membawa Gheano kembali pada luka itu. Dalam sunyi yang menyakitkan, Gheano dihadapkan pada pilihan, menggenggam trauma selamanya atau memberi kesempatan pada cinta sekali lagi.
More details