BLOODY REVENGE (ON GOING)

BLOODY REVENGE (ON GOING)

  • WpView
    LECTURES 5,004
  • WpVote
    Votes 749
  • WpPart
    Chapitres 88
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., avr. 27, 2026
Di dunia persilatan yang di penuhi dengan intrik, rahasia kuno, dan kekuatan magis. Seorang pemuda bernama Xing Qiushuai memulai perjalanan panjang menelusuri jejak masa lalu-mencari saudaranya yang telah lama terpisah darinya. Perjalanannya tidak mudah. Ia menghadapi musuh tersembunyi, konflik antar sekte, serta rahasia-rahasia masa lalu yang ia temukan. Sedangkan pemuda lain bernama Zhong heng, pemuda misterius yang bisa muncul dimana saja dan menghilang kapan saja. Dengan kemampuan bela diri yang tinggi dan latar belakang dari Sekte Bayangan. Keberadaan Zhong heng membawa lebih banyak pertanyaan. Pertemuan merekka menjerat keduanya dalam pusaran rahasia besar yang berakar dari masa lalu Kekaisaran-rahasia yang melibatkan kekuasaan, pengkhianatan, dan kekuatan terlarang. Semain dalam mereka menyelidiki, semakin jelas bahwa benang takdir mereka terhubung pada satu titik awal. Semua bermula dari Kerajaan Longwu pada saat Kepemimpinan Lin Jing Chen. ⚠️WARNING KARYA INI ORIGINAL BUATAN DAN IDE AKU SENDIRI. NO COPY, NO REPOST, NO PLAGIAT❗❗ HARGAI KARYA PENULIS YAAA✨
Tous Droits Réservés
#1
wuxia
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Emperor's General: An Unbreakble Bond
  • Protect Mother Dragon
  • Cinta Raja, Benci Pangeran
  • Back to Where They Began
  • The Throne I Don't Want
  • Dew On The Sword's Edge
  • 𝐓𝐡𝐞𝐢𝐫 𝐅𝐫𝐞𝐞𝐝𝐨𝐦 •𝙲𝚑𝚊𝚗𝚐𝙼𝚞
  • Keluarga Li Lianhua
  • One Dao (satu jalan kultivasi yang ditempuh bersama)
  • The Villain Mountain

Prolog: Di atas kuda yang gagah, Jenderal Jiarui dan Kaisar Minghao berdiri tegak, memandang keluar ke medan perang yang telah berakhir. Panji-panji kemenangan berkibar di udara, sementara sorak-sorai prajurit yang menang memenuhi telinga. Jiarui, dengan wajah yang gagah dan mata yang tajam, memandang ke arah Kaisar dengan rasa bangga dan hormat. Minghao, dengan senyum yang lebar dan mata yang bersinar, memandang ke arah Jiarui dengan rasa terima kasih dan kekaguman. "Kita telah melakukannya, Jiarui," kata Minghao, suaranya keras dan penuh kemenangan. "Kita telah memenangkan perang ini dengan gemilang." Jiarui tersenyum, merasa bangga dengan kemenangan mereka. Tapi, di balik senyumnya, ada sesuatu yang tidak beres. Racun penyihir hutan ilusi yang dia dapatkan membuat tubuhnya melemah. Tapi, untuk saat ini, Jiarui tidak peduli. Dia hanya ingin menikmati kemenangan mereka, dan merayakan dengan Kaisar yang dia hormati. Tapi, apakah dia dapat menikmati kemenangan ini untuk waktu yang lama?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu