CRUEL DEVOTION

CRUEL DEVOTION

  • WpView
    Reads 451
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 8, 2026
Pengabdian penuh cinta yang justru melukai diri sendiri. . Cinta seharusnya menjadi tempat pulang, bukan ruang penghakiman. Namun bagiku, cinta lahir bersamaan dengan luka, dibungkus rapi dalam nama keluarga, diserahkan sebagai kewajiban, bukan pilihan. Aku tumbuh dengan keyakinan bahwa mengalah adalah bentuk paling suci dari kasih, dan diam adalah cara paling aman untuk tetap dicintai. Mereka menyebutnya pengorbanan. Aku menyebutnya kehilangan diri. Setiap ketidakadilan selalu punya alasan yang terdengar mulia, setiap keberpihakan selalu dibungkus kalimat "demi kebaikan bersama." Aku belajar mencintai tanpa pernah benar-benar dipilih, setia tanpa pernah diperjuangkan. Dan anehnya, aku tetap bertahan, seolah rasa sakit adalah harga yang pantas dibayar untuk sebuah pengakuan yang tak pernah datang. Cinta yang kupeluk terlalu erat berubah menjadi belenggu. Kesetiaan yang kupertahankan menjelma pisau bermata dua: melukai mereka yang kuharapkan, dan lebih kejam lagi-melukai diriku sendiri. Di sanalah aku menyadari, pengabdian yang dipaksakan tak pernah suci. Ia kejam karena menuntut segalanya, tapi tak memberi apa pun selain harapan palsu. Kini aku berdiri di batas yang tak pernah diajarkan padaku: memilih diri sendiri. Dan jika cinta harus menuntut balasan atas semua yang direnggut, maka biarlah dunia menyebutnya dendam. Aku menyebutnya keadilan. Sierra Thana Melantha.
All Rights Reserved
#831
balasdendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines