Chasa, Antagonis?

Chasa, Antagonis?

  • WpView
    Reads 60,389
  • WpVote
    Votes 3,447
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 30, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"L-lo ngapain di sini?!" Orang itu yang tak lain adalah seorang pria, laki laki itu menatap Chasa dengan alis terangkat. "Gue yang seharusnya tanya, untuk apa lo di kamar gue?" Chasa gelapapan, apa mungkin pria itu bagian dari keluarga ini..? Meneguk ludahnya susah, Chasa kembali menatap pria itu yang kini menatapnya sinis. "G-gue hanya bersihkan kamar ini saja". Pria itu terkekeh dan tanpa aba aba mendorong sedikit kuat tubuh Chasa hingga gadis itu mundur beberapa langkah dan pinggangnya menabrak pinggiran meja di belakangnya. Chasa meringis, matanya menatap laki laki itu, Steve yang menatap datar dirinya. "Gue baru tau ada pembantu licik di rumah gue". Warning!!! Di larang plagiat apalagi copas! Denda 100jt Selamat membaca di jamin kalian suka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Antagonist's Mission to Escape the Novel Plot (END)
  • Perfume [END] Info Pembelian di Bio
  • The Crazy Obsession of a Possessive Husband
  • ZAYYARA ANTAGONIST
  • Feel My Rhythm
  • Antagonist In Love
  • Mania
  • DI DALAM NOVEL SAHABAT KU (REVISI)
  • Crimson Midnight
  • 𝐄𝐂𝐋𝐈𝐏𝐒𝐀 [END]

Pernahkah kalian membenci satu karakter fiksi sampai rasanya ingin masuk ke dalam novel dan mencekiknya sendiri? Jaenab-atau yang biasa dipanggil Jeje oleh teman-temannya-merasakan hal yang sama. Ia baru saja menghabiskan sisa malamnya untuk menghujat habis-habisan karakter paling menyebalkan dari sebuah novel transmigrasi yang sedang ia baca. Sialnya, semesta sepertinya salah mengartikan kekesalan Jeje sebagai sebuah jalur undangan. Saat terbangun, Jeje tidak berada di kamarnya, melainkan di ranjang mewah milik karakter yang semalaman ia sumpah serapahi! Kini, dengan jiwa yang terjebak di tubuh yang paling ia benci, Jeje harus memutar otak. Bagaimana caranya ia bertahan hidup dari alur cerita yang sudah ia ketahui akhirnya, sementara aturan dunia menginginkan alurnya berjalan sesuai dengan plot yang ada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines