Obsesi Gelap yang Menenangkan

Obsesi Gelap yang Menenangkan

  • WpView
    LECTURES 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., déc. 28, 2025
Berlatar di kota kecil di Australia yang masih jarang penduduk serta masih banyak hutan dengan pepohan besar dan lebat. Terdapat komplek perumahan yang hanya berisi sebelas rumah dengan jarak cukup jauh untuk ke setiap rumah. Di salah satu rumah dalam komplek tersebut, telah terjadi pembunuhan sadis terhadap pasangan suami istri pemilik rumah tersebut dan jasadnya digantung dan dikunci dalam ruang bawah tanah rumah tersebut. Tak ada yang mengusut kejadian itu, bahkan tak ada seorang pun yang mencari pasangan suami istri itu yang padahal tiba-tiba saja menghilang. Satu rumah di paling ujung komplek dan merupakan rumah yang paling besar dan mewah menyimpan suatu misteri. Rumah itu sejak awal tak berpenghuni. Itulah yang warga komplek tahu. Namun benarkah rumah di ujung tak berpenghuni?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Bound to Him
  • Defiant [END]
  • Hello, Mr. Mafia!
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Shadow in the Lab
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Fraktal Rahasia
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • SHEA SANG FIGURAN

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu