Di tengah perang panjang antara dua kerajaan, kemenangan tidak pernah benar-benar dimiliki siapa pun. Yang tersisa hanyalah tanah yang hancur, janji yang patah, dan dua jiwa yang pernah saling memilih-lalu terpaksa saling melepaskan.
Nythera, pewaris takhta yang belajar menjadi kuat dengan cara paling menyakitkan, dan Rhaiven, sosok yang memilih bertahan hidup dengan kejujuran yang terlambat, dipertemukan kembali bukan sebagai musuh, juga bukan sebagai sepasang kekasih. Mereka bertemu sebagai dua orang dewasa yang membawa bekas perang di dada masing-masing.
Bukan tentang siapa yang menang atau kalah, kisah ini adalah tentang kerajaan yang tetap berdiri namun kehilangan segalanya, tentang cinta yang tidak menuntut untuk dimiliki, dan tentang keberanian untuk memilih menunggu-bukan sebagai kelemahan, melainkan sebagai bentuk paling sunyi dari kesetiaan.
Karena dalam beberapa perang, tidak ada pahlawan.
Dan dalam beberapa cinta, kemenangan bukan berarti bersama...
melainkan tidak saling menghancurkan lagi.
[Mohon hargai karya penulis . Menulis itu proses panjang-plagiarisme bukan hal yang bisa dibenarkan ]
Zayra tak pernah menyangka akan hidup kembali , namun bukan di dunianya melainkan di dalam sebuah novel bertema zombi.
Setelah meninggal karena kanker, jiwanya justru terlempar ke dunia fiksi yang bahkan belum sempat ia tamatkan. Lebih mengejutkan lagi, ia menempati tubuh karakter penjahat bernama sama, seorang tokoh kecil yang hanya muncul dua bab sebelum tewas tragis.
Di dunia yang dipenuhi ketidakpastian, bahaya, dan misteri, Zayra harus ekstra hati-hati. Satu langkah salah saja bisa membuat akhir hidupnya datang jauh lebih cepat daripada yang ia bayangkan.
Bisakah ia bertahan hidup di dunia yang semakin kacau?
Ikuti perjalanan Zayra bertemu berbagai tokoh yang sama sekali tidak seperti yang ia kenal dalam novel aslinya.
Karya ini dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin sebagian atau seluruh isi tanpa izin penulis.
Inspirasi ≠ copy-paste."