Hand in Hand

Hand in Hand

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 30, 2025
Ye Zixuan tak menyangka bahwa ia akan sampai di tahap konyol seperti ini demi menolak perjodohan. Lebih konyol lagi saat matanya menangkap sosok yang tengah ternganga di kamar itu. ‎ ‎"Berhenti melihatku seperti itu," ucap Zixuan dingin. ‎ ‎Wanita di hadapannya beringsut, kemudian terlihat gemetar. ‎ ‎"Sok suci! Kau pikir aku akan berempati padamu?" ‎ ‎"Ya Tuhaaan, aku bukan gemetar karena iaku takut kau sentuh. Melainkan karena ini pertama kalinya lelaki tampan datang ke kamarku." ‎ ‎Zixuan mengernyit, pelacur di hadapannya ini aneh. ‎ ‎"Baiklah, aku yang mulai atau kau?" tanya Changming lagi. ‎ ‎"Mulai? apa?" ‎ ‎"Bercinta, apakah di sini terlihat seperti lapangan bola dan harus kujawab mulai menonton pertandingan?" ‎ ‎"Sebaiknya .... " ‎ ‎"Aku saja yang mulai! Servisku terhadap klien hampir memuaskan secara keseluruhan. Jangan lihat usiaku yang muda.," ‎ ‎"Kau blak-blakan sekali, wanita sepertimu tidak akan hidup lama karena kecerewetan itu!" ‎ ‎Changming hanya tertawa. ‎ ‎"Baiklah, Pak! Bisa kita mulai?" ‎
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines