Miniatur Cantik

Miniatur Cantik

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 29, 2025
Ada perasaan yang tumbuh pelan-pelan, tanpa pernah diminta, tanpa pernah diumumkan. Arif memilih menunggu. Bukan karena ragu, tapi karena percaya-bahwa waktu adalah tempat paling aman untuk menyimpan rasa. Radin datang seperti jeda di tengah hidup yang biasa. Tidak banyak janji, tidak ada pengakuan. Hanya kebersamaan kecil, percakapan sederhana, dan keyakinan bahwa segala sesuatu akan menemukan saatnya sendiri. Namun, sebuah kenyataan muncul lebih cepat dari keberanian. Di hari sidang, semua yang disusun dalam diam runtuh tanpa suara. Bunga yang tak sempat diberikan, kata-kata yang tak pernah diucapkan, dan senyum yang menjadi terakhir-semuanya berubah menjadi kenangan. Miniatur Cantik adalah kisah tentang menunggu yang tidak salah, tentang perasaan yang tumbuh dalam keheningan, dan tentang belajar menerima bahwa tidak semua yang indah harus dimiliki.
All Rights Reserved
#593
romanceindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ��𝕵𝐚𝐢𝐫𝐨
  • My Teacher is My Husband
  • BINTANG BUKAN MILIK SEMESTA {TELAH TERBIT}
  • ALEGRA 2
  • Just A Bad Boy
  • The Captain: Callaleon
  • 5 LIVES OF THE DEVIL
  • BABY CARLA
  • Entschuldigung ; Galaksi Aksara
  • ALKEYNZO

Ada pepatah "Buah jatuh tak jauh dari pohonnya," yang bermakna "Perilaku orang tua, akan dituru anaknya." Sebagai anak yang terlahir dari sosok laki-laki brengsek, Jairo Renan Adhiyaksa menolak keras pepatah tersebut. Bagaimana mungkin ia mau meniru sosok laki-laki yang tega membuat istrinya mendekam dalam sepinya Rumah Sakit Jiwa. Yang alibinya selalu sama, yaitu "atas dasar cinta". Karena itu, Renan bertekad ingin mematahkan pepatah itu dengan caranya sendiri. Ia bersumpah akan menjaga wanitanya dengan cara terbaik yang bisa ia lakukan. "Perilaku orang tua bisa aja nurun ke anaknya. Tapi gua pastiin, ga akan ada gen buruk dari laki-laki sialan itu yang ngalir dalam tubuh gua." -Jairo Renan Adhiyaksa

More details
WpActionLinkContent Guidelines