Genre: Medical Thriller, Psychological Romance, Mystery.
Selama puluhan tahun, koridor rumah sakit adalah medan perang bagi Lena dan Miu. Sebagai dua dokter bedah saraf paling jenius di generasinya, rivalitas mereka adalah legenda dingin, tajam, dan tanpa ampun. Namun, sebuah kecelakaan tragis di jalan raya Bangkok mengubah segalanya.
Lena, sang dewi bedah yang angkuh, menjadi subjek eksperimen ilegal dari sebuah korporasi misterius saat ia tak berdaya. Sebuah implan saraf ditanamkan ke dalam otaknya, memberinya kemampuan motorik luar biasa namun menghapus seluruh rasa empati dan kemanusiaannya. Lena berubah menjadi "predator berjas putih" yang melihat pasien bukan sebagai manusia, melainkan sebagai anatomi yang siap dibedah.
Miu, yang sejak awal mencintai Lena di balik kebencian mereka, menjadi satu-satunya orang yang menyadari kegelapan ini. Di tengah zona bencana gempa bumi yang kacau hingga pelarian di hutan yang berdarah, Miu harus memilih melaporkan Lena sebagai monster, atau menjadi kaki tangannya demi menyelamatkan sisa-sisa jiwa wanita itu.
Kisah ini adalah perjalanan medis dan psikologis yang intens tentang pengkhianatan rekan sejawat, konspirasi besar di balik meja operasi, dan perjuangan dua jiwa yang hancur untuk menemukan kembali detak jantung mereka di tengah tumpukan dosa masa lalu.
Dalam Bayang-Bayang Sempurna
Bagi Miu, kakaknya, Lena, adalah sebuah tembok tinggi yang tidak mungkin ia lompati. Lena adalah definisi kesempurnaan juara kelas, pianis berbakat, dan anak kesayangan orang tua mereka yang selalu mendapatkan tatapan bangga.
Sementara Miu? Ia merasa hanya menjadi "cadangan" yang hidup dalam bayang-bayang prestasi kakaknya.
Kebencian Miu tumbuh subur dalam diam. Ia mulai menjauh, sering melontarkan kata-kata kasar, bahkan terang-terangan menunjukkan ketidaksukaannya setiap kali Lena mencoba mendekat. Miu merasa setiap perhatian yang diberikan Lena hanyalah bentuk rasa kasihan dari sang pemenang kepada si pecundang.