Stay with Me, Melvin!
Melvin dan Tara menikah karena perjodohan, bukan cinta. Di balik sikap dingin pernikahan mereka, Tara diam-diam telah lama menyimpan rasa untuk suaminya-bahkan sejak sebelum mereka menikah.
Melvin sendiri hidup dengan tubuh yang rapuh; kedua kakinya lumpuh akibat kecelakaan dan jantungnya yang lemah membuatnya bergantung pada kursi roda dan orang di sekitarnya. Namun justru dalam keterbatasan itulah, Tara menjadi satu-satunya orang yang selalu ada untuknya.
Yang tidak disadari siapa pun, termasuk Tara sendiri, adalah bahwa ada sesuatu yang berubah dalam caranya mencintai Melvin. Bukan sekadar sayang, tapi rasa yang semakin dalam, semakin posesif... bahkan terasa seperti obsesi yang tumbuh perlahan setiap kali Melvin semakin bergantung padanya.
Dan ketika Melvin mulai menyadari ada yang tidak wajar dari tatapan dan perhatian Tara, semuanya sudah terlanjur terlalu jauh untuk kembali seperti semula.