The Last Bell (JKT48 x BUS)

The Last Bell (JKT48 x BUS)

  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2026
BUS (Thai boygroup) X JKT48 Bell terakhir sekolah berbunyi bukan pertanda bahwa pulang sekolah tetapi warning Disaat yang mati hidup kembali tetapi bukan menjadi diri mereka melainkan spesies lain yang kehilangan rasa dan logika, yang hanya memikirkan nafsu akan bau bau kehidupan. Sekolag yang dulunya dipenuhi dengan tawa dan ilmu pengetahuan kini berubah menjadi tempat berlumuran darah dan jebakan. Tidak ada guru, tidak ada rasa kenyamanan maupun keamanan yang ada hanya cara untuk bertahan hidup, berlari, bersembunyi, dan keselamatan.
All Rights Reserved
#90
olinejkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Shadow in the Lab
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Bound to Him
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines