Keinarra dibuat jatuh cinta pada seseorang yang bercahaya, seperti musik yang terdengar paling jujur saat hujan turun.
Mereka pernah bahagia-sebentar saja, cukup untuk percaya bahwa memilih orang yang sama adalah sesuatu yang bisa diulang selamanya. Lalu masa lalu datang mengetuk, membawa nada-nada lama, rumah yang tak utuh, dan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Tak ada pertengkaran besar, hanya jarak yang pelan-pelan belajar menjadi perpisahan.
Ketika takdir mempertemukan mereka kembali, Yeshaka hadir sebagai biru-tenang, dalam, dan tak sepenuhnya bisa dijelaskan, sekadar bertanya pelan: apakah perasaan Nara diciptakan untuk pulang, atau cukup dikenang, seperti lagu lama di hari hujan?
=AUTHORIZED TRANSLATION=
Ini adalah terjemahan Bahasa Indonesia yang sudah memiliki ijin resmi dari penulis ya 😊🫶🏻
⭐️⭐️⭐️
Saat Arthit mengungkapkan persaannya, Daotok tidak tahu harus berbuat apa meskipun dia juga menyukainya.
Tapi, yang terjadi adalah Daotok menolaknya.
"Kau tertarik padaku karena kau belum pernah bertemu dengan orang sepertiku."
Meskipun begitu, Arthit adalah seseorang yang keras kepala, dia terus mengungkapkan perasaanya meski terus di tolak.