SETITIK ASA

SETITIK ASA

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jan 10, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Historical
Romance
⚠️ No PLAGIAT ! ⚠️ "Seorang anak perempuan yang awalnya memiliki keluarga harmonis, kini hilang setelah kepergian sang adik yang membuat orangtua nya menyalahkan dirinya atas kepergian sang adik. Dari sinilah keluarganya hancur, bahkan ia tak lagi dianggap anak oleh orangtua nya, selalu dijadikan sebagai pembatu dirumahnya sendiri, dan terus menerus mengalami kekerasan."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AVISENA
  • Side Character Syndrome
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • SALAH OBAT
  • Stuck Between The Pags
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Welcome Home, Guiliano.
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • Second House√
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
AVISENA

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah ke bawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, nggak. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah di sini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Wijaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar. "NGGA MUNGKINNNN!!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines