We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dietro le mura del palazzo

Dietro le mura del palazzo

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 30, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
Dua kerajaan besar, Arvania dan Eldoria, terikat oleh darah, dendam, dan perang yang tak pernah benar-benar usai. Demi menghentikan pertumpahan darah, Putri Arvania dikirim ke Eldoria sebagai sandera perdamaian-sebuah pengorbanan yang menjadikannya tawanan di istana musuh. Di sana, ia harus menghadapi Pangeran Eldric, pewaris tahta Eldoria yang memendam kebencian mendalam. Bagi Eldric, kehadiran sang putri adalah pengingat pahit atas kematian kakaknya di medan perang. Setiap tatapan dan kata di antara mereka dipenuhi amarah dan luka lama. Namun takdir mempermainkan keduanya. Sebuah ancaman tersembunyi nyaris merenggut nyawa sang putri, dan Eldric-musuh yang paling ia takuti-justru menjadi penyelamatnya. Seiring waktu, rahasia dan niat yang selama ini terkubur mulai terungkap. Di balik statusnya sebagai putri Arvania, ia menyimpan harapan akan perdamaian yang selama ini mustahil terwujud. Dari kebencian yang membara, perlahan tumbuh rasa hormat, lalu kedekatan yang mereka tolak untuk akui. Di antara dinding istana yang dipenuhi intrik dan bayang-bayang perang, keduanya dihadapkan pada pilihan paling sulit: tetap setia pada dendam masa lalu, atau mempertaruhkan segalanya demi perasaan yang bisa mengubah nasib dua kerajaan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmaranala
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Duchess of Valtor
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines