MAKE YOU MINE

MAKE YOU MINE

  • WpView
    Reads 664
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2026
Di bawah gemerlap cahaya panggung dan bayang-bayang kuasa militer, sebuah kepemilikan bukanlah tentang cinta, melainkan tentang siapa yang bertahan hidup. Natta, seorang penari muda, hidup untuk seni dan kehormatan. Namun ketenangannya runtuh saat ia terseret ke dalam permainan kuasa seorang perwira tinggi dan istrinya yang ambisius. Di balik senyum dan gerak tari yang anggun, Natta hanyalah bidak di papan catur yang kejam. Mayor Mile, perwira dengan otoritas tak tergoyahkan, terobsesi pada sesuatu yang tak bisa ia perintah dengan pangkat: jiwa sang penari. Berkedok perlindungan, ia menjebak Natta dalam manipulasi, bahkan menggunakan orang yang Natta cintai sebagai alat untuk memaksanya menikah, meski Mile masih terikat pernikahan. Saat garis antara perlindungan dan obsesi mulai kabur, Natta harus memilih: menyerah pada pria yang menjanjikan keamanan namun merampas kebebasannya, atau bertahan di tengah badai intrik yang siap melenyapkannya kapan saja. "Aku tidak memintamu untuk mencintaiku, Natta. Aku hanya memintamu untuk menjadi milikku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines