Are we Brother?

Are we Brother?

  • WpView
    LECTURAS 25,938
  • WpVote
    Votos 2,441
  • WpPart
    Partes 35
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mié, sep 9, 2026
WpInfo
Fanfic
Semua karakter terinspirasi dari Series Abo Desire milik NJ. Brothership bukan couple.
Todos los derechos reservados
#8
abodesire
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Keretakan Rumah Tangga
  • Secret Mission
  • Twins of the Lost Bond (END)
  • cinta di antara dendam (shengshen) End ✔
  • Teman Pakai Tapi
  • Replace Position
  • Unexpected Fate (GaoShen)
  • A Trace of Pheromone - Hualang
  • Autumn's Concerto
  • Forced Bond

Keretakan rumah tangga Hua Yong dan Sheng Shouyou karena Shen Wenlang mengandung anak enigma gila itu yang disebabkan Pesta Oleh X Holdings. Tak ada yang pernah membayangkan bahwa semuanya akan runtuh begitu cepat. Rumah yang dibangun Hua Yong dan Sheng Shouyou selama dua tahun pernikahan yang meski tidak sepenuhnya bahagia, tapi stabil hancur dalam satu malam ketika kenyataan paling mustahil muncul: Shen Wenlang hamil dan anak itu... bukan Alpha, bukan Beta, bukan Omega murni tapi sesuatu yang bahkan dunia ABO tidak punya nama pasti: seorang Enigma. Awal Retakan, ketika Sheng Menemukan Surat Medis Itu Sheng Shouyou yang pertama menemukan hasil pemeriksaan Wenlang. Ia membuka amplop itu tanpa izin-sebuah dosa kecil yang akhirnya membawa badai besar. "Kombinasi genetik... tidak diketahui." "Reaksi muskular janin menunjukkan status beyond-S-class." "Kemungkinan besar: Enigma." Sheng membeku. Nama Enigma hanya muncul dalam legenda ilmiah-makhluk yang lahir bukan dari sekedar cinta atau ikatan, tapi dari sinkronisasi takdir. Dan nama ayah biologis di kolom itu adalah: Shen Wenlang. Di bawahnya, dengan huruf kecil yang hampir tak terbaca: Pasangan kontak: Hua Yong. Sheng hampir muntah. Hua Yong Mencari Wenlang - Dengan Penuh Ketakutan Malam itu juga, Hua Yong panik. Ia berlari ke apartemen Wenlang. Wenlang membuka pintu dengan wajah pucat- kehamilan Enigma itu menguras energinya seperti badai. "Sheng sudah tahu?" "Aku tidak bilang apa-apa." "Tapi dia menemukan suratnya?" Hua Yong mengangguk pelan. Hua Yong berlutut-tak peduli martabat, tak peduli status. "Aku akan bertanggung jawab." Shen Wenlang langsung menolaknya, "Aku tidak butuh tanggung jawabmu." Hua Yong dengan tegas menjawabnya, "Tapi aku... tidak mau kau terluka." Air mata Wenlang jatuh pertama kali sejak tahu ia hamil. Dan di dalam rahim Wenlang, anak Enigma itu-campuran cinta, takdir, dan kehancuran-berdetak lebih kuat. Note: Bukan salah Wenlang tapi_________

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido