MAFIA'S FINAL SILENCE

MAFIA'S FINAL SILENCE

  • WpView
    Reads 270
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 11, 2026
Draxen Valezcar Draxen bukan pria yang perlu mengangkat suara untuk ditakuti. Kehadirannya saja sudah cukup membuat ruangan menahan napas. Tubuhnya tegap, geraknya tenang dan terukur, seolah setiap langkah telah diputuskan jauh sebelum ia melangkah. Mata hitamnya kosong-bukan karena tak memiliki emosi, melainkan karena emosi itu telah lama dikubur dan digantikan oleh perhitungan dingin. Ia tidak kejam karena marah, dan tidak membunuh karena kehilangan kendali. Kekerasan baginya hanyalah alat, sama netralnya dengan pena di tangan seorang akuntan. Tidak ada kenikmatan, tidak ada penyesalan. Hanya kebutuhan untuk menegakkan tatanan yang ia yakini. Kesetiaan adalah mata uang tunggal dalam hidupnya. Sekali dikhianati, seseorang berhenti menjadi manusia dan berubah menjadi contoh. Draxen tidak memperingatkan dua kali-ia mengajarkan melalui konsekuensi. Di balik jas hitam dan sikapnya yang terkendali, Draxen membawa masa lalu yang tak pernah ia sebut: kehilangan yang membentuk keyakinannya bahwa dunia tidak pernah aman, dan bahwa kekuasaan adalah satu-satunya bentuk perlindungan yang nyata. Ia tidak percaya pada harapan, tidak pada Tuhan, dan tidak pada janji. Bagi musuh, Draxen adalah akhir yang datang perlahan. Bagi orang-orangnya, ia adalah pelindung yang tak mengenal belas kasihan. Dan bagi dirinya sendiri, ia hanyalah seseorang yang terus berjalan ke depan-karena berhenti berarti harus mengingat.
All Rights Reserved
#313
terror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Just A Name
  • Ferrell Harland Natio
  • Heir of 24 Hours
  • Force to Marry the Devil
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • The Baby Of Valderic
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • Stay with you? Really?

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines