Story cover for UMBRA by LoVeBxG
UMBRA
  • WpView
    LECTURAS 184
  • WpVote
    Votos 106
  • WpPart
    Partes 15
  • WpView
    LECTURAS 184
  • WpVote
    Votos 106
  • WpPart
    Partes 15
Concluida, Has publicado dic 31, 2025
Jika Gelombang yang berada ditengah lautan itu hidup dan bertemu dengan Semu, keduanya akan saling bertanya. Tidak ada yang berubah, hanya sedikit kesempatan unut melakukan pembenaran.

...............................................

"Aku tidak bisa," isaknya. Air mata murni mengalir di pipinya yang kotor oleh lumpur. "Tanganku tidak mau menurut, Gelombang. Otakku terus berteriak kalau ini salah. Otakku bilang aku akan memotong arteri karotis dan mati dalam tiga menit karena pendarahan hebat."

"Otakmu berbohong," kataku pelan. Aku bergeser mendekat, mengabaikan bau busuk yang menguar dari air limbah di celah kakiku. "Otakmu sedang disandera oleh benda itu. Dia memanipulasi rasa takutmu agar kau tidak mencabutnya."

"Tapi sakitnya..." Semu menatap leherku yang masih dibalut perban merah kusam. "Kau berteriak seperti binatang semalam. Aku dengar ceritanya dari anak asrama sebelah. Katanya kau melolong."

"Memang sakit," aku mengakui. Tidak ada gunanya berbohong pada Semu. Dia akan mencium kebohongan seperti hiu mencium darah. "Rasanya seperti kau memaksa lahir kembali. Tapi setelah itu... hening, Semu. Suara dengung itu hilang."

----------------------------------
Start: 1 Janurari 2026
End: -
Atribución Creative Commons (CC)
Regístrate para añadir UMBRA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 7
Courage and Hope cover
GALEN PRADIPTA  cover
Laskar Diksi untuk Afeksi Mati cover
I'm Not A Villainess cover
KENRA; Antagonis Pengganti cover
Segores Luka Dalam Cinta cover
The Fading Melody  cover

Courage and Hope

39 partes Concluida

Book 2 of The King's Call (COMPLETED!) Tidak mudah bagi Syam menerima kenyataan dirinya sebagai cindaku walaupun ia memiliki kekuatan dan keahlian yang melebihi cindaku lainnya. Pemuda itu juga tidak merasa dekat dengan bangsa cindaku, apalagi semenjak dewan Cindaku menetapkan Aika sebagai buruan dan telah mengirim eksekutor untuk memburunya. Apakah Aika akan selamat? Walaupun gadis itu memiliki darah seorang pelindung, tapi ia belum menguasai keahlian sebagai seorang pelindung sejati.