UMBRA

UMBRA

  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 18, 2026
Jika Gelombang yang berada ditengah lautan itu hidup dan bertemu dengan Semu, keduanya akan saling bertanya. Tidak ada yang berubah, hanya sedikit kesempatan unut melakukan pembenaran. ............................................... "Aku tidak bisa," isaknya. Air mata murni mengalir di pipinya yang kotor oleh lumpur. "Tanganku tidak mau menurut, Gelombang. Otakku terus berteriak kalau ini salah. Otakku bilang aku akan memotong arteri karotis dan mati dalam tiga menit karena pendarahan hebat." "Otakmu berbohong," kataku pelan. Aku bergeser mendekat, mengabaikan bau busuk yang menguar dari air limbah di celah kakiku. "Otakmu sedang disandera oleh benda itu. Dia memanipulasi rasa takutmu agar kau tidak mencabutnya." "Tapi sakitnya..." Semu menatap leherku yang masih dibalut perban merah kusam. "Kau berteriak seperti binatang semalam. Aku dengar ceritanya dari anak asrama sebelah. Katanya kau melolong." "Memang sakit," aku mengakui. Tidak ada gunanya berbohong pada Semu. Dia akan mencium kebohongan seperti hiu mencium darah. "Rasanya seperti kau memaksa lahir kembali. Tapi setelah itu... hening, Semu. Suara dengung itu hilang." ---------------------------------- Start: 1 Janurari 2026 End: -
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MilkTea [TAMAT]
  • The Rich & The Lucky One [End]
  • JAGA MALAM [Wattys 2018 Winner]
  • Panca dan Dendam Sophia
  • Bakery Ma(r)ti
  • Kembalinya sang Putri √ (KSP #1)
  • December to January [✓]
  • THE MUSTAHIL: SANTET TANAH PANGURAGAN
  • Kebun Penggiling Depresi
  • Incandescent #1

Teana ketakutan ketika bertemu cowok bernama M1LK yang mengaku sebagai alien. Bersama Bobo, sahabatnya yang ngondek, mereka melarikan diri. Apalagi cowok itu hanya memakai celana renang dan dia minta TeTe! Ternyata kehadiran cowok misterius itu berbarengan dengan jatuhnya meteor di dekat mall tempat Teana berbelanja dan kemunculan Koda, monster raksasa yang mengamuk di Jakarta. Teana tambah ngeri karena ternyata Milk mengikutinya! Rupanya Milk menuntut Teana untuk memperbaiki TeTe alias T2, alat pengisi daya miliknya yang berbentuk seperti dot. Padahal Teana hanya menyentuh dot itu saja! Tanpa sengaja, Teana memungut T2 Milk yang terjatuh di parkiran karena dot itu bersinar. Namun sejak disentuh Teana, T2 jadi rusak. Masalahnya, tanpa daya dari T2, Milk tak bisa kembali ke K3NT4LM4N13S, planet asalnya. Tapi siapa juga yang sanggup memperbaiki dot berteknologi alien itu? Akhirnya Teana terpaksa menemani Milk, karena cowok itu nggak mau minggat. Dibantu Bobo dan Boni, adik Bobo yang lulusan SMK elektronika, mereka mencoba memperbaiki T2. Kejadian-kejadian aneh mulai menimpa mereka berempat, apalagi setelah kejatuhan meteor kedua dan kemunculan Donna, wanita alien yang mengejar-ngejar Milk. Dan Donna bukanlah satu-satunya yang memburu Milk. Ada juga Bastian, seorang intel yang penasaran pada asal-usul Milk dan kekuatan super yang dimiliki cowok itu. Sambil menunggu T2 diperbaiki, Teana pun harus mengajarkan Milk tentang hidup sebagai manusia di Bumi agar tak ada yang curiga tentang identitas cowok itu. Namun mereka tak bisa menunggu terlalu lama, karena daya Milk semakin berkurang sementara Donna terus-terusan mengejar Milk karena ingin membunuhnya. GENRE: Science fiction - Romance - Comedy Cover by Kai Elian

More details
WpActionLinkContent Guidelines