365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI

365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI

  • WpView
    Reads 2,426
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 155
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 22, 2026
Aku tidak menulis ini untuk semua orang. Hanya untuk kamu- yang pernah merasa hilang, tapi bahkan tidak tahu ke mana harus pulang. 365 hari. 365 puisi. Tanpa jeda. Awalnya, ini hanya tentang menulis... lalu selesai. Tapi semakin jauh, aku mulai sadar- seperti ada sesuatu yang ikut menulis bersamaku. Sesuatu yang lebih jujur tentang luka daripada yang berani kita akui. Kalau kamu pernah: • tersenyum, tapi kosong • dikelilingi banyak orang, tapi tetap sendiri • atau hidup... tanpa benar-benar merasa hidup hati-hati. Buku ini bisa terasa terlalu dekat. Di dalamnya ada: luka yang tak sempat diberi nama, rindu yang kehilangan alamat, dan doa-doa yang hanya berani hidup dalam diam. Ini bukan sekadar tulisan. Ini jejak. Atau mungkin... pengakuan. Beberapa orang bilang, ada bagian yang terasa seperti ditulis khusus untuk mereka. Kebetulan? Atau... kamu yang memang sedang dipanggil? Mulai dari hari pertama. Kalau tidak ada yang kamu rasakan, kamu bebas pergi. Tapi kalau kamu memilih untuk tetap tinggal- bersiaplah. Karena mungkin, yang perlahan berubah bukan kata-katanya... melainkan kamu.
All Rights Reserved
#1
sajak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HOME
  • First Love, Not the First
  • COOL BOY AND NEET CRAZY GIRL  [fatqeel]
  • My Moon And Mood Spirit
  • Leonids
  • The Child He Left Behind (FOXYPAN)
  • 𝑳𝒊𝒓𝒊𝒌 𝑳𝒂𝒈𝒖 : 𝐸𝑁𝐻𝑌𝑃𝐸𝑁 巛ˢⁱⁿᶜᵉ₂₀₂₀
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • merry a rich men || QIUXING
  • THE HEIR OF SIN (FOXYPAN)
HOME

Base Story by BOYNEXTDOOR Film Essay : Finding HOME. ​Sinopsis "HOME" ​Di balik megahnya Seoul yang tanpa ampun, enam pemuda, Park Sungho, Kim Donghyun, Kim Woonhak, Han Dongmin, Myung Jaehyun, dan Lee Sanghyuk terjebak dalam kerasnya realitas. Berusia awal dua puluhan, mereka masing-masing memikul beban traumatis, himpitan ekonomi, dan krisis jati diri yang mencekik. Di tengah keputusasaan hidup sebagai "orang kalah" di kota metropolitan, mereka tidak lagi mendambakan kejayaan; mereka hanya sedang berjuang melawan sunyi dan lelah. "HOME" adalah kisah tentang enam jiwa yang terluka, yang secara tak terduga bertemu dalam pencarian bersama untuk mendefinisikan kembali arti dari sebuah tempat bernama "rumah". - "HOME" - by. Lady Leecy 🤍

More details
WpActionLinkContent Guidelines