Berlabuh Rasa

Berlabuh Rasa

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 1, 2026
Kayla Amalia, seorang perempuan yang terbiasa menyukai diam-diam, menjalani hari-harinya di bangku SMA tanpa pernah pacaran. Hatinya telah mengenal banyak rasa, namun selalu bertepuk sebelah tangan-dari teman sebangku yang tak pernah peka, kakak kelas yang dingin, hingga Bima Aditya, sosok cowok terkenal yang menjadi puncak rasa kagumnya. Hidup Kayla berubah saat ia dipertemukan dengan Zavian Arkananta, cowok tengil yang penuh kejutan dan diam-diam menyukainya. Dalam perjalanan mengikuti olimpiade dan belajar bersama, Kayla harus menghadapi dilema hati: tetap mempertahankan rasa pada Bima yang dingin dan fokus pada prestasi, atau membuka diri pada Zavian, yang selalu ada tapi sering ia abaikan. Berlabuh Rasa adalah kisah tentang perasaan yang tumbuh pelan, tentang cinta yang tak selalu berada pada waktu yang tepat, dan tentang keberanian untuk menerima rasa yang selama ini tertahan. Sebuah cerita yang lembut, melankolis, dan penuh refleksi, menggambarkan perjalanan hati seorang perempuan muda yang belajar mencintai-dan dicintai-dengan cara yang tidak biasa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Salah Status
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines