Rumah yang menyakitkan

Rumah yang menyakitkan

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 1, 2026
Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman, namun bagi Nara, rumah justru menjadi ruang yang penuh penilaian. Sejak kecil, ia tumbuh di antara kata-kata yang meremehkan, membandingkan, dan menyalahkan semuanya diucapkan oleh orang-orang yang memanggil dirinya keluarga. Sebagai anak perempuan, Nara belajar untuk diam agar tidak disalahkan, tersenyum agar terlihat kuat, dan mengecil agar tidak menjadi masalah. Luka yang ia rasakan tidak terlihat, tidak berdarah, tetapi menetap di kepalanya mengubah cara ia memandang diri sendiri. Novel "Rumah yang Menyakitkan" mengisahkan perjalanan batin seorang anak perempuan yang bertahan di tengah rumah yang selalu menghakimi. Ini bukan cerita tentang pemberontakan besar atau akhir yang bahagia, melainkan tentang bertahan, kehilangan rasa aman, dan tumbuh dengan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Karena tidak semua luka datang dari luar rumah, dan tidak semua anak yang diam baik-baik saja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines