Darryl adalah sang penguasa ketenangan di Fakultas Teknik. Baginya, hidup adalah deretan angka yang harus presisi dan logika yang tidak boleh cacat. Sebagai asisten dosen, ia dikenal sebagai "Kulkas Berjalan" dingin, kaku, dan tak tersentuh. Di balik kacamata peraknya, Darryl membangun tembok tinggi agar tidak ada emosi yang bisa mengusik dunianya yang teratur. Baginya, cinta hanyalah variabel pengganggu yang tidak memiliki tempat dalam rumusan hidupnya yang sempurna. Lalu datanglah Gama, mahasiswa baru yang seolah-olah membawa matahari Jakarta masuk ke dalam kelas Darryl yang beku. Dengan cengiran lebar dan energi yang meluap, Gama adalah kekacauan yang ceria. Ia tidak peduli pada aturan atau jarak, baginya, Darryl adalah teka-teki paling menarik yang harus ia pecahkan. Jika Darryl adalah garis lurus yang kaku, maka Gama adalah lengkungan pelangi yang spontan. Di bawah langit ibu kota yang terik, Gama bertekad membuktikan bahwa sedingin apa pun sebuah kulkas, ia pasti akan lumer jika dipeluk oleh sinar matahari yang cukup lama. #BL #BxB Jangan mampir kalo gak suka!
Más detalles