ADU RAYU (COMPLETE)

ADU RAYU (COMPLETE)

  • WpView
    Reads 2,307
  • WpVote
    Votes 174
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 11, 2026
Gendhis adalah seorang pekerja kantoran yang dipindahkan tugaskan sementara ke Malang dan terpaksa harus meninggalkan sang kekasih, Sadewa, yang begitu kecewa karena rencana liburan mereka gagal total untuk yang kesekian kalinya. Dengan hati berat, ia tak bisa menentang keputusan korporat dan mengorbankan hubungannya yang terdorong hingga ke ujung tanduk. Kepindahan Gendhis ke Malang mempertemukannya dengan Gandhi, barista muda yang sedang dalam misi menjalankan permintaan sang ayah demi wasiat mendiang sang ibu dan tak ia sangka akan menemani hari-hari Gendhis selama di Malang. Namun Gendhis sadar jika dirinya masih memiliki Sadewa dan tak ingin mengkhianati hubungan mereka, begitupun juga dengan Sadewa yang tengah memikirkan lagi sikapnya yang ia rasa buruk pada Gendhis sebelum gadis itu pindah ke Malang dan pria itu juga menghadapi ujiannya sendiri di Jakarta. Dengan siapa Gendhis harus bersanding pada akhirnya? Sadewa yang sudah bersamanya sejak awal dengan segala pasang surut dalam hubungan mereka, atau Gandhi yang selalu ada mendampingi saat Gendhis di titik terendahnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines