Written in the Stars

Written in the Stars

  • WpView
    Lecturas 1,048
  • WpVote
    Votos 179
  • WpPart
    Partes 48
WpMetadataReadConcluida mié, abr 8, 2026
WpInfo
Ficción
Fantasía
Percayakah kalian pada benang takdir? Benang yang akan menghubungkan sepasang anak manusia. Benang yang akan mempertemukan manusia dengan jodohnya. Benang yang akan mengikat mereka apa pun yang terjadi. Halangan dan cobaan apapun tidak akan bisa menghalangi takdir mereka. Meski dunia berusaha memutusnya, meski jarak membentang sejauh samudra, benang itu tetap kokoh. Ia tidak akan putus hanya karena ego dan tidak akan rapuh hanya karena waktu. Karena pada akhirnya, semua perjalanan panjang ini hanyalah cara semesta untuk membuktikan satu hal, yaitu bahwa sejauh apa pun kita berlari, kita akan selalu pulang ke pelukan orang yang namanya sudah tertulis di ujung benang yang sama. Inilah kisah pangeran Henry dan putri Eleanor
Todos los derechos reservados
#213
benangmerah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Sin of The Villainess
  • A Family of Villains
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido