Paper rings

Paper rings

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 1, 2026
Melalui cincin kertas yang dipakainya, Raelliya bisa melihat masa depan melalui sentuhan tangan. Tanpa sengaja ia menyentuh tangan seorang teman kelasnya dan melihat masa depannya yang menurutnya tak biasa, ia penasaran dan mencoba untuk berteman dengannya melalui tugas kelompok agar dapat melihatnya lagi. Bersama teman dekatnya, Nayana ia memulai rencananya namun kesalahpahaman muncul diantara mereka. Akankah kesalahpahaman itu terselesaikan dan ia bisa melihat masa depan itu lagi? "Gua udah tau semuanya," jelas Marizeintra. "lu cuma pengen liat masa depan gua, kan?" Raelliya terkejut, "Gimana kamu bisa tau?" suaranya terdengar gemetar.
All Rights Reserved
#171
remajasekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines