Satu Arah

Satu Arah

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
Tidak ada yang aneh ketika Arga memasuki jalan tol sore itu-sampai kendaraan di sekitarnya mulai menghilang satu per satu. Baru saja lulus sidang skripsi dan mendapat panggilan mendadak dari ayahnya, Arga memutuskan pulang ke kota orang tuanya secepat mungkin. Jalan tol yang seharusnya ramai justru berubah sunyi, seolah dunia menyempit hanya untuknya. Lampu-lampu jalan menyala tanpa suara, rambu tetap berdiri, tetapi tidak ada satu pun tanda kehidupan yang wajar. Ketika Arga menyadari bahwa ia terjebak di sebuah dunia asing yang tidak mengenal arah maupun waktu, satu hal menjadi jelas: jalan ini tidak sekadar membawanya pergi-melainkan menjauhkannya dari kenyataan yang ia kenal. Dan tidak semua perjalanan memberi kesempatan untuk berbalik arah.
All Rights Reserved
#414
hidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Bound to Him
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Defiant [END]
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines