MSG (Makan,Siang,Gratis)

MSG (Makan,Siang,Gratis)

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 195
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 30, 2026
Di antara riuhnya lorong sekolah dan aroma kayu meja kelas, tersimpan sebuah cerita tentang enam remaja yang dunianya perlahan saling bertautan. Ini adalah kisah harian yang tampak sederhana, namun menyimpan gejolak perasaan yang mendalam di balik seragam putih abu-abu. Fokus utama bermula pada dua gadis yang bersahabat erat. Bagi mereka, masa SMA adalah tentang tawa di kantin bersama teman sekelas nya yang ikut nimbrung dalam aktivitas mereka dan rahasia yang dibagi berdua. Namun, kestabilan dunia mereka mulai goyah saat tiga cowok hadir dengan karakter yang berbeda-beda. Ketiga cowok ini bukan sekadar datang, melainkan menjadi penentu arah baru bagi langkah kedua gadis tersebut-membawa arti tentang debar yang manis, sekaligus luka yang harus disembunyikan. Namun, di sudut sekolah yang paling sunyi-ruang seni yang beraroma cat minyak dan tumpukan kanvas-ada gadis ketiga. Ia adalah sang pelukis yang memilih menarik diri dari keramaian. Dari balik bingkai jendela ruang seni, ia menjadi saksi bisu di antara segalanya. Lewat goresan kuasnya, ia merekam setiap tatapan yang tak tersampaikan, setiap kebohongan yang dirajut di lapangan, hingga retakan-retakan kecil dalam persahabatan kedua gadis itu yang tak disadari oleh orang lain. Baginya, warna-warna di kanvas jauh lebih jujur daripada kata-kata yang diucapkan di lorong sekolah. Ia tahu rahasia yang tak diketahui siapa pun, menunggu waktu hingga kebenaran itu terlukis sepenuhnya. Di bawah langit sekolah yang sama, saat romansa dan realita mulai beradu, siapakah yang akan menemukan arti langkah mereka yang sebenarnya? Cerita ini tentang mereka tiga gadis dengan tiga lelaki yang menjadi topik utamanya.
All Rights Reserved
#6
festivalmenulis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • The Imperfect Señorita
  • Raja Yang Superior
  • Almost Married (END)
  • 𝗙𝗢𝗥𝗖𝗘𝗗 𝗠𝗔𝗥𝗥𝗜𝗔𝗚𝗘 - 𝗠. 𝗞𝗔𝗜𝗦𝗘𝗥
  • 7CIRCLE [SUDAH CETAK]
  • SECOND TASTE
  • Hot girl
  • Where They All Look At [ END ]
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines