Story cover for IMAM DALAM DIAM by itsme_cila
IMAM DALAM DIAM
  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jan 01
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya membuat cerita ini pure 100% cerita ana sendiri tanpa copy ya... Jadi di mohon tidak mengcopy cerita saya

Jangan lupa bintang nya ya... 

Laki laki paruh baya sedang berjabat tangan dengan seorang laki laki yang tegas di depan nya, untuk menikahkan anak nya dengan laki laki tersebut

أَنْكَحْتُكَ وَزَوَّجْتُكَ ابْنَتِي نَايَا رِيفِيرَا أَلَيْدْرُوسَ
بِمَهْرٍ بَيْتٍ وَسَيَّارَةٍ وَمَالٍ قَدْرُهُ مِلْيُونُ دِرْهَمٍ نَقْدًا

"Aku nikahkan dan aku kawinkan engkau dengan anakku Naya Rivera Alaydrus dengan mas kawin berupa satu rumah, satu mobil, dan uang tunai sebesar satu juta dirham."

Suara lantang seorang laki laki paruh baya yang sedang mengucapkan ijab kabul untuk menikah kan anak perempuan semata wayang nya diam diam

قَبِلْتُ نِكَاحَهَا وَتَزْوِيجَهَا
 بِالْمَهْرِ الْمَذْكُورِ حَالًا  

"Saya terima nikah dan kawinnya dengan mas kawin tersebut, dibayar tunai."

Dan, kini Naya Rivera Alaydrus sah menjadi seorang istri dari gus muhammad Irsyad al-fatih. Seorang gus yang di idam idamkan kaum hawa

Beberapa bulan kemudian

Terlihat di pesantren bogor seorang naya di hukum, di karena kan mencuri mangga ndalem di tambah menjahili ustadzah pesantren nya

"ihh, gus nyebelin!" Ucap Naya dengan marah

*lucu sekali habibati saya* Batin Gus irsyad yang melihat sifat istri kecil nya yang sedang marah dengan nya, dengan pipi yang menggembung dan mulut yang manyun

Mau tau kelanjutan nya? Yuk kepoin
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add IMAM DALAM DIAM to your library and receive updates
or
#745cinta
Content Guidelines
You may also like
"Lara yang Amerta" by byMy_sweet_dreams12
6 parts Complete
"Jangan berharap saya mencintaimu Aliza" Ucap Gus Mizan tanpa menolehkan pandangan "Tapi kenapa Gus? " Tanya Aliza melemah "Karna hati ku sudah diisi oleh Faiza, dan sampai kapanpun kamu ngak akan saya cintai" Jawab Gus Mizan tanpa ada rasa bersalah "Tapi Faiza udah meninggal Gus..." Lirih Aliza "Ngak! Faiza ngak meninggal! Dia masih hidup jadi jaga bicaramu Aliza!" ucap Gus Mizan dengan marah "Yaudah kalo gitu mending Gus Mizan ceraikan saya! Saya sudah muak Gus! Saya capek! " Tangis Aliza "Apa? Cerai? Sampai mati saya ngak akan ceraikan kamu Aliza! Ingat itu" Ancam Gus Mizan "Kalau gitu saya aja yang pergi!"pekik Aliza penuh emosi "Pelan kan suara mu Aliza! Saya suami kamu bukan saudaramu!" Marah Mizan penuh emosi "Kamu bukan suami saya! Saya ngak punya suami yang hidup di dalam bayangan masa lalunya!" "plak!!!" Alhasil tamparan yang Aliza dapatkan Hening suasana hanya menyisakan isak tangis Aliza "A-aliza saya ng-ngak sengaja..." Sesal Mizan dengan apa yang ia lakukan "Wallahi mas saya kecewa sama kamu mas..." Lirih Aliza lalu pergi meninggalkan Gus Mizan sendirian di kamar tersebut "Ya allah apa yang telah Mizan lakukan" Ucap Mizan penuh penyesalan Sesak rasanya bagi Mizan berada di posisi ini,Mizan cukup tertegun dengan Aliza yang memanggilnya "mas" Bukan senang malah sakit di hati Mizan tk kala wanita yang ia nikahi menangis karna ulahnya, ************ Nah gimana kelanjutan Kisah cinta mereka berdua ikuti terus setiap episode ini yahhh Happy reading🤞🏻 Babay lop you🤍
You may also like
Slide 1 of 9
The Time cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
"Lara yang Amerta" cover
Sebening Cinta Gus Fauzan Dan Nayda cover
Di Ujung Pelarian cover
Faiz (Hiatus)  cover
Discipline  cover
Penantian [TERBIT]✓ cover
Cinta Sejati Gus Azzam [Slow Update] cover

The Time

33 parts Ongoing

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.