Strangers : Meaningfull Silince

Strangers : Meaningfull Silince

  • WpView
    Letture 27
  • WpVote
    Voti 6
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadCompleta ven, gen 9, 2026
WpInfo
Narrativa
Fantasy
Tahun 1995. Hujan turun tipis, nyaris tak terdengar, namun cukup membuat jalanan berkilau di bawah lampu kota. Seorang pemuda berusia delapan belas tahun berjalan cepat, sesekali menoleh ke belakang, menggenggam sebuah kaset musik seolah takut benda itu akan menghilang. "Sedikit lagi," bisiknya, nyaris seperti doa. Di benaknya, musik itu telah berputar. Ia membayangkan nada pembuka, petikan gitar yang perlahan naik, suara yang kelak ingin ia dengar sendiri-untuk pertama kalinya. Ia tidak melihat mobil yang melaju dari tikungan. Cahaya lampu menyilaukan mata. Decit rem memecah malam. Semuanya terjadi terlalu cepat. BRAKK! Tubuhnya terangkat, lalu jatuh dengan keras. Kaset musik terlepas dari genggaman, menggelinding pelan ke tepi jalan, berhenti di genangan air hujan. Musik itu tak pernah sempat diputar. Malam itu, satu kehidupan terhenti. Dan tanpa disadari, kehidupan lain mulai terbentuk- seorang anak, di masa depan, yang akan mewarisi sunyi itu.
(CC) Attribuzione Creative Commons
#577
novelindonesia
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Sin of The Villainess
  • Aveline Beyond Her Fate
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • My First Life, Rewritten
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • "Transmigrasi Menjadi Kasim? Sistem Memaksaku Melahirkan Sepuluh Pangeran!"
  • A Family of Villains

⚠️UPDATE SETIAP HARI SELASA DAN JUM'AT ⚠️ Dibuang ke tanah beracun Obsidia oleh tunangan sendiri, Valeriana von Rosier divonis mati dalam setahun akibat jantung yang rusak. Tapi bagi mantan dokter bedah gila kerja ini, Obsidia bukan tempat pembuangan. Itu adalah Tambang Emas. Udara beracun? Kita jual kubah Oksigen. Lumpur panas mematikan? Kita kemas jadi Skincare Mewah seharga puluhan emas. Kastil hantu? Kita ubah jadi Resort Bintang Lima. Hanya satu masalahnya: Penjaga kastil itu bukan manusia. Dia adalah Kieran, Pangeran Iblis yang bisa menghancurkan satu benua dengan jentikan jari. Namun, alih-alih takut, Valeriana menyodorkan kontrak kerja. "Jadilah Butler-ku, Tuan Iblis. Dan aku akan memberimu tontonan paling mahal: Kehancuran orang-orang yang membuang kita." Masalahnya, Kieran tidak hanya menginginkan uang atau tontonan. Dia mulai menginginkan jantung Valeriana. Secara harfiah... dan kiasan.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti