Strangers : Meaningfull Silince

Strangers : Meaningfull Silince

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 9, 2026
Tahun 1995. Hujan turun tipis, nyaris tak terdengar, namun cukup membuat jalanan berkilau di bawah lampu kota. Seorang pemuda berusia delapan belas tahun berjalan cepat, sesekali menoleh ke belakang, menggenggam sebuah kaset musik seolah takut benda itu akan menghilang. "Sedikit lagi," bisiknya, nyaris seperti doa. Di benaknya, musik itu telah berputar. Ia membayangkan nada pembuka, petikan gitar yang perlahan naik, suara yang kelak ingin ia dengar sendiri-untuk pertama kalinya. Ia tidak melihat mobil yang melaju dari tikungan. Cahaya lampu menyilaukan mata. Decit rem memecah malam. Semuanya terjadi terlalu cepat. BRAKK! Tubuhnya terangkat, lalu jatuh dengan keras. Kaset musik terlepas dari genggaman, menggelinding pelan ke tepi jalan, berhenti di genangan air hujan. Musik itu tak pernah sempat diputar. Malam itu, satu kehidupan terhenti. Dan tanpa disadari, kehidupan lain mulai terbentuk- seorang anak, di masa depan, yang akan mewarisi sunyi itu.
Creative Commons (CC) Attribution
#613
timetravel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [2] Ruang Rindu [END]
  • Semesta dan Sisinya √
  • PARAGRAF
  • Untuk Eza [HIATUS]
  • 𝙃𝙚 𝙄𝙨 𝙒𝙖𝙮𝙖𝙣
  • Countdown
  • Malam & Mahesa ✔️
  • Flutterby (Terbit)
  • -⋅. GLIMMER [✓]

[🖇️📖] - pub on 27/11/21 ingat janji dua orang yang terhalang jarak tahun lalu? rindunya terlalu besar untuk dinikmati sendirian dalam waktu yang lama, dan tubuh yang sejatinya fana ini pun takkan mungkin menumpuk rasa-rasa yang perlahan membuatnya mati rasa. tapi karena rindu, cerita semu ini mengudara begitu saja pada pemiliknya. highest rank; 06/01/22 #1 in ruang rindu 03/12/2021 #35 in ningning

More details
WpActionLinkContent Guidelines